Ojol Jember Serukan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Mundur

waktu baca 2 menit
Jumat, 29 Agu 2025 14:15 45 pandalungan

jember, Buntut tragedi kematian ojek online Affan Kurniawan akibat dilindas mobil polisi menyulut reaksi. Gelombang demonstrasi terus berlangsung di mana-mana.

Termasuk di Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam massa ojol memenuhi bundaran Mapolres Jember.

Massa aksi tidak hanya menuntut keadilan proses hukum terhadap anggota Brimob pengendara mobil rantis yang melindas Affan.
Mereka kini juga menyerukan agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berikut komandan Brimob yang bertanggung jawab segera mundur dari jabatannya.

“Kapolri dan komandan Brimob sebaiknya mundur,” tuntut Ketua Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB), Deddy Novianto.

Menurut dia, kematian tragis Affan merupakan bukti buruknya kinerja kepolisian dalam menangani unjuk rasa. Sehingga, Ojol mendesak reformasi skala besar di tubuh korps bhayangkara.
“Kejadian memilukan kemarin tidak seharusnya terjadi. Tindakan represif aparat bukan perbuatan yang tepat. Kami semua sedih dan kecewa berat,” sesalnya.

Massa driver ojol menggelar doa bersama. Kemudian, menyalakan lilin dan bendera setengah tiang di sekeliling foto almarhum Affan sebagai bentuk duka.

Beberapa tokoh peserta aksi bergantian orasi menyatakan sikapnya. Tewasnya Affan terasa sangat menyedihkan bagi mereka.
Kapolres Jember, AKBP Bobby C Saputro keluar dari masjid usai menunaikan salat isya langsung menemui massa. Ia menyampaikan tanggapannya di tengah peserta aksi.

Bobby menyatakan bahwa pihaknya turut berbela sungkawa dan tidak berkapasitas untuk mengomentari masalah yang sedang ditangani langsung oleh Mabes Polri tersebut.
“Penyampaian unjuk rasa berlangsung kondusif. Kita selanjutnya salat gaib berjamaah untuk rekan kita Affan Kurniawan,” tuturnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

LAINNYA